Investasi memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Masuknya investasi tidak hanya menambah modal, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan produksi, menggerakkan UMKM, dan menciptakan aktivitas ekonomi baru.
Bagi Kabupaten Tanah Bumbu, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga dan rencana pengembangan KEK Satui menjadi peluang strategis untuk memperkuat investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
KEK dapat menjadi pusat kegiatan industri dan investasi dengan menyediakan ekosistem usaha yang lebih terintegrasi. Kehadiran industri di kawasan tersebut diharapkan mampu mendorong hilirisasi, yaitu mengolah sumber daya dan bahan baku menjadi produk yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.
Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh perusahaan besar. Kegiatan industri juga membutuhkan tenaga kerja, transportasi, logistik, makanan, jasa, dan berbagai kebutuhan lainnya. Kondisi ini membuka peluang bagi masyarakat dan UMKM lokal untuk masuk dalam rantai pasok industri.
Dengan demikian, investasi di KEK dapat menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah: investasi masuk, industri tumbuh, lapangan kerja terbuka, UMKM berkembang, pendapatan masyarakat meningkat, dan pertumbuhan ekonomi semakin kuat.

Pemerintah daerah memiliki peran penting untuk memastikan investasi yang masuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi daerah melalui penyediaan infrastruktur, kemudahan berusaha, peningkatan kualitas tenaga kerja, serta penguatan kemitraan antara perusahaan besar dan UMKM.
Keberhasilan KEK pada akhirnya bukan hanya diukur dari besarnya nilai investasi, tetapi juga dari nilai tambah yang dihasilkan, tenaga kerja lokal yang terserap, UMKM yang terlibat, serta kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
KEK bukan sekadar kawasan investasi, tetapi merupakan mesin pertumbuhan ekonomi yang menghubungkan investasi, industri, tenaga kerja, UMKM, dan kesejahteraan masyarakat.
