Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tanah Bumbu terus mematangkan persiapan untuk mengikuti Pamor Borneo Investment Forum (PBIF) 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan. Forum tersebut merupakan ajang promosi investasi yang mempertemukan pemerintah daerah sebagai project owner dengan calon investor melalui sesi one-on-one meeting, sebagai upaya mendorong realisasi investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Pada forum tersebut, Kabupaten Tanah Bumbu akan membawa dua proyek investasi potensial, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kusan dan Budidaya Ikan Bandeng Terintegrasi Industri Pengalengan. Kedua proyek tersebut telah dipersiapkan sebagai bagian dari portofolio investasi daerah yang akan diperkenalkan kepada calon investor.

Proyek pertama yang akan diperkenalkan adalah PLTA Kusan yang berlokasi di Kecamatan Teluk Kepayang. Proyek ini merepresentasikan potensi pengembangan energi baru terbarukan yang dimiliki Kabupaten Tanah Bumbu dan menjadi salah satu peluang investasi di sektor energi yang turut ditawarkan kepada calon investor dalam PBIF 2026.

Selain sektor energi, DPMPTSP juga akan menawarkan proyek Budidaya Ikan Bandeng Terintegrasi Industri Pengalengan sebagai salah satu upaya mendorong hilirisasi sektor perikanan di Kabupaten Tanah Bumbu. Proyek ini mengintegrasikan kegiatan budidaya ikan bandeng dengan industri pengalengan, sehingga hasil produksi tidak hanya dipasarkan dalam bentuk ikan segar, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah yang memiliki daya saing lebih tinggi.

Pengembangan industri pengalengan tersebut didukung oleh potensi budidaya ikan bandeng yang dimiliki Kabupaten Tanah Bumbu serta ketersediaan kawasan budidaya dan bahan baku yang memadai. Dengan adanya industri pengolahan, rantai pasok perikanan diharapkan menjadi lebih terintegrasi, sekaligus membuka peluang pengembangan pasar yang lebih luas, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun pasar ekspor.

Selain meningkatkan nilai tambah komoditas perikanan, proyek ini juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat kemitraan dengan masyarakat dan pelaku usaha lokal, serta mendorong tumbuhnya industri pengolahan hasil perikanan di Kabupaten Tanah Bumbu.

Melalui keikutsertaan dalam Pamor Borneo Investment Forum 2026, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap potensi investasi daerah semakin dikenal oleh calon investor. DPMPTSP juga berharap forum ini dapat membuka peluang kerja sama investasi yang mampu mendukung pengembangan sektor unggulan daerah serta memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tanah Bumbu secara berkelanjutan.